Senin, 13 Oktober 2014

"Iya" in Aja Biar Cepet

Di sebuah warung kopi, terlihat seorang pemuda yang sedang termenung yang di temani oleh secangkir kopi di hadapannya. Lalu datanglah seorang teman dari pemuda itu. Kedua pemuda itu bernama Parjo dan Parman. Mereka telah menyandang gelar pengangguranya selama 3 tahun.

"Gimana Jo, sudah dapat pekerjaan apa belum?" tanya Parman sambil duduk di sebelah Parjo.
"Man.. Man.. ya belum, jaman sekarang ini cari pekerjaan susah" jawab Parjo sambil meneguk secangkir kopinya.
"Betul itu Jo, memang susah cari pekerjaan, dan parahnya lagi, pengangguran seperti kita ini semakin merajalela".
"Iya Man, padahal aku ini sudah D3 lho, tapi belum juga mendapat pekerjaan".
"Lho, kamu sudah D3 to Jo?, memangnya kamu pernah kuliah?" tanya Parman kerkejut.
"Ya enggak pernah lah Man, orang tuaku aja nggak mampu membiayai kuliahku" jawab Parjo.
"Katanya kamu sudah D3?" tanya parman kebingungan.
"Maksudnya D3 itu Dino Dino Donga, maksudnya itu setiap hari berdo'a, berdo'a agar cepat mendapatkan pekerjaan" sahut Parjo.
"Oh, gitu Jo.. Do'a saja nggak cukup Jo, mau berdo'a sampai berakarpun, kalau tidak di barengi dengan usaha, mana bisa".
"Ya sudah Jo, aku pulang dulu" ucap Parman.
"Iya Man, hati-hati" ucap Parjo sambil membayar kopi yang diminumnya tadi, dan Parjo pun bergegas pulang ke rumah.

Keesokan harinya Parjo sudah berpenampilan bersih dan rapi bagaikan pejabat metropolitan yang ada di televisi. Ia membawa sebuah map di tangan kirinya, yang tak lain dan tak bukan isi map tersebut adalah bahan yang di gunakan untuk melamar pekerjaan. Lalu Parjo bergegas untuk mencari pekerjaan agar bisa menghilangkan gelar pengangguran yang melekat pada dirinya. Ia sudah keluar masuk perusahaan, tetapi tidak ada satupun perusahaan yang membutuhkan karyawan. Tak ada jawaban yang beragam dari setiap perusahaan, karena jawabannya selalu sama "Maaf, anda kami tolak".

Panasnya sang surya yang membumi hanguskan kota, dan udara senyap menyapa kalbu, membuat keringat kian mengucur. Tetapi ia tetap berjalan kesana kemari untuk mencari pekerjaan. Walaupun terik matahari membakar kulitnya, semangatnya tak akan buyar karena semangatnya yang kuat bagaikan baja. Hari semakin sore, iapun memutuskan untuk pulang kerumah dan beristirahat untuk menghilangkan sedikit rasa lelah dan letihnya.

Malam harinya Parjo bertemu dengan Parman saat Parman melewati depan rumah Parjo, kemudian mereka berdua mengobrol.

"Susah banget Man, cari pekerjaan, aku seharian mondar-mandir kesana-kemari tetapi tak membuahkan hasil sedikitpun, sudah capek-capek keluar masuk perusahaan, tapi jawabannya sama saja" ucap Parjo sambil menggelengkan kepala.
"Aku punya lowongan untukmu Jo, kamu mau nggak?" ucap Parman.
"Asal halal sih aku mau, memang apa pekerjaanya" sahut Parjo.
"Pekerjaannya mudah, mencarikan aku sebuah pekerjaan" canda Parman.
"Mending cari sendiri man, daripada nyariin kamu" ucap Parjo sambil tertawa.
"Yasudah Jo, bagaimana kalau kita mencari bersama-sama?" ucap Parman.
"Yasudah, besok aku tunggu di sini ya Man".
"Iya" ucap Parman lalu ia bergegas pulang.

Keesokan harinya Parman menuju rumah Parjo, dan Parjo sudah menunggu kedatangan Parman. Lalu mereka berangkat mencari pekerjaan. Mereka berjalan kesana kemari untuk mencari pekerjaan, tapi tak kunjung mendapatkan pejerjaan. Hingga mereka berjumpa dengan seorang pemuda. Sebut saja Jarwo.

"Butuh pekerjaan ya?" tanya Jarwo.
"Iya Bang" jawab Parman.
"Kalian bisa nyetir" tanya Jarwo.
"Saya tidak, tapi Parman bisa" jawab Parjo.
"Ya sudah, mari ikut saya" ucap Jarwo, sambil melangkahkan kakinya.

Lalu mereka berdua mengikuti Jarwo, dan mereka di pertemukan dengan atasannya. Mereka di tawari pekerjaan, dan mereka menerima pekerjaan tersebut, dan bisa mulai bekerja besok pagi.

Keesokan harinya mereka sudah mulai bekerja.

"Ahirnya kita bekerja juga ya Jo" ucap Parman bahagia.
"Iya Man" jawab Parjo.
"Walaupun sederhana yang penting halah" ucap Parman.
"Iya" jawab Parjo.
"Yang paling penting, gelar pengangguran kita sudah terbang jauh meninggalkan kita Jo".
"Iya iya" jawab Parjo.
"Kamu tu Jo, bisanya cuma iya, iya, dan iya" ucap Parman.
"Biar cepet Man, ayo kita jalan" ucap Parjo.
"Iya Jo" ucap Parman.
TARIIIK.. MAN..!!.

Minggu, 30 Maret 2014

Trik Menang Lelang Top Eleven Dengan Sedikit Token

Top Eleven adalah salah satu game online yang banyak dimainkan di Facebook. Saat ini game tersebut sudah memiliki 6 juta pengguna dan 3,5 juta orang menyukai halaman resmi Top Eleven. Game ini bergenre simulasi menjadi seorang manajer klub. Pada awal permainan anda akan mendapatkan free 100k dan 10 token. Anda pun juga bisa membuat tim anda kaya dan penuh pemain berkelas jika anda selalu memenangi kompetisi yang diikuti oleh klub anda.
Disini saya akan memposting tentang cara menang lelang pada top eleven dengan sedikit token
Cara yang paling jitu adalah
☞ Cari pemain yang di inginkan
☞ Jika sudah menemukan, favoritkan dahulu pemain yang anda incar
☞ Menawar pemain pada jam 10.00 - 13.30 WIB.. karena pada sekitar jam tersebut sangatlah sepi.. saya sering menang lelang hanya dengan 1 token saja pada jam tersebut
☞ Tunggu hingga 1 menit terakhir saat menawar, jika tidak ada yang menawar, silahkan tawar pemain tersebut
☞ Jika anda sudah menawar dan ada 1 pemain lawan yang menawar, tawarlah di babak selanjutnya pada menit menit akhir (berlaku apabila musuh tidak menawar di babak tersebut), karena musuh akan mengira bahwa kita tidak akan menawar lagi
☞ Jika anda sudah menawar dan ada 2 atau lebih penawar lain, sebaiknya anda memikirkan dahulu, jika anda berani, tawar pada awal awal di babak selanjutnya, karena mereka akan mengira bahwa kita mempunyai token yang banyak

Sekian postingan ini, semoga bermanfaat

Bukti:

Senin, 17 Maret 2014

Negrii Ngerii

Lihatlah negri kita yg subur dan kaya raya, sawah ladang terhampar luas samudra biru, tapi rataplah negri kita yg tinggal hanyalah cerita, cerita dan cerita

Pengangguran terhampar luas, kemiskinan meraja lela, pedagang kaki 5 tergusur teraniaya, bocah bocah kecil merintih, melambungkan mimpi di jalanan, buruh kerja dihadapi penderitaan

Lihatlah negri kita alamnya gelap tiada berbintang, dari derita dan derita, sampai kapankah derita ini yg kaya darah dan air mata, yg senantiasa mewarnai bumi pertiwi

Bangkit Berdiri Sebelum Negri Kita Binasa!!

Kamis, 13 Maret 2014

Bertaubatlah Sebelum Terlambat

Tiap-tiap yang berjiwa akan
merasakan mati

Wahai saudaraku, kenapa kita selalu mengganggap kematian adalah untuk orang lain, padahal kita pasti mati? Setiap perbuatan kita di dunia akan dihitung lengkap, kebaikan atau keburukan yang lebih banyak?

Ya Allah, izinkan kami memiliki sisa umur yang benar, ampunilah andai selama ini kami menghianatiMu.
Jadikan harta yabg Engkau titipkan benar-benar dapat menjadi cahaya dalam kubur kami kelak. Jadikanlah sholat-sholat kami pendamping kami, jadikan doa-doa anak-anak kami menerangi kubur kami.

Ingat!!

Manfaatkan Waktu mudamu sebelum datang waktu tuamu, Manfaatkan Waktu sehatmu sebelum datang waktu sakitmu, Manfaatkan Masa kayamu sebelum datang masa kefakiranmu, Manfaatkan Masa luangmu sebelum datang masa sibukmu, Manfaatkan Hidupmu sebelum datang kematianmu.”

Senin, 03 Maret 2014

Renungkan Sejenak

Mari kita renungkan bersama.. Kenanglah IBU yang menyayangi kita, untuk IBU yang selalu meneteskan air mata ketika kita pergi... Ingatkah kita ketika IBU rela tidur tanpa selimut demi melihat kita tidur nyenyak dengan dua selimut membalut tubuh kita... Ingatkah kita ketika jemari IBU mengusap lembut kepala kita?? dan ingatkah kita ketika airmata menetes dari mata IBU kita, Ketika melihat kita terbaring sakit.. Sesekali jenguklah IBU kita yang selalu menantikan kepulangan kita di rumah tempat kita dilahirkan.. Kembalilah minta maaf pada IBU yang selalu rindu akan senyum kita.. Jangan biarkan kita kehilangan saat- saat yang akan kita rindukan di masa datang ketika IBU telah tiada... Tak ada lagi yg berdiri di depan pintu menyambut kita. Tak ada lagi senyum indah..tanda bahagia. Yang ada hanyalah kamar yang kosong tiada penghuninya.. Yang ada hanyalah baju yang tergantung di lemari kamarnya.. Tak ada lagi dan tak akan ada lagi yang meneteskan air mata mendo'akan kita disetiap hembusan nafasnya. Kembalilah segera.... Peluklah IBU yang selalu menyayangi kita.. Ciumlah kaki IBU.. Yang selalu merindukan kita. Dan berikanlah yang terbaik di akhir hayatnya... dan jika ibu mu sudah di surga, Kenanglah semua cinta & kasih sayangnya... berdoalah agar dia tersenyum di surga sana... IBU... Maafkan aku... Sampai kapanpun jasamu tak akan terbalas... Wahai sobat yang berbakti berikanlah yang terbaik buat IBU mu.. Baik atau buruk,cantik atau jelek.. Ia tetap IBU kita..

Postingan Lebih Baru Beranda